Category: Uncategorized


ucok

ucok

Advertisements

IMG_4567KECIL

IMG_4567KECIL

IMG_4558KECIL

Muridku Dewa

IMG_1703

IMG_1702

IMG_1701

IMG_1700

IMG_1699

tulisan Aswan

Surat Untuk Anak Kelas 3

Untuk anak-anak kelas 3 yang Ibu sangat sayangi,

Assalamualaikum Wr. Wb

Anak-anak, ibu diberi tugas oleh kepala sekolah dan guru-guru, untuk membuat soal ulangan umummu, Nak. Ibu membuat soal sampai larut malam. Baru selesai tiga mata pelajaran saja. IPS, IPA dan Pkn. Bahasa Indonesia dan Matematika menyusul esok hari ya, Nak. Karena Ibu tidak tahu, kalian sudah belajar sampai mana. Sampai mana wali kelas kalian meninggalkan kalian. Jujur, Ibu juga tidak begitu tahu tentang kemampuan kalian di mata pelajaran lain.

Ibu membuat soal dengan hati gundah, Nak. Ibu takut soalnya terlalu susah. Walaupun dari kesempatan-kesempatan Ibu masuk kelas kalian untuk mengajar, sungguh, Ibu percaya kalian adalah anak-anak yang cerdas. Kalian adalah anak-anak yang semangat belajarnya sangat tinggi. Bisa ibu lihat semangat itu di kelas. Juga di rumah Ibu ketika kalian datang untuk belajar sampai malam. Tapi kalian tersia-siakan. Ibu sedih sekali melihatnya.

Ibu berusaha seadil mungkin ya Nak dalam membuat soal. Ibu tidak ingin merendahkan intelektualitas kalian, tapi Ibu juga tidak ingin memberikan sesuatu yang belum kalian pelajari.

Mulai dari hari ini sampai menjelang ujian minggu depan, ijinkan Ibu mengajar ketertinggalan kalian semampu Ibu ya, Nak. Bersama-sama kita pasti bisa ya. Kalian pasti ingin mendapat nilai yang baik saat ujian. Terlebih lagi Ibu, Nak. Sungguh.

Ibu juga mau minta maaf, kalau mulai besok Ibu akan lebih cerewet dari biasanya. Ibu akan lebih memaksa kalian untuk memperhatikan Ibu. Maaf, karena Ibu sayang kalian.

Galuh Sangala, 20 Desember 2010

Ibu Arrum

Jumat, 17 Desember 2010

As the title above, the kids really sucked the energy out of me.

Setelah mengajar, seperti biasa aku memberikan les jam 14-16. Setelah itu, anak-anak mengajak aku jalan-jalan ke tanggul. Dan setelah sholat Magrib di mesjid, anak-anak membanjiri rumah. Mayoritas kelas 3,5 dan 6. Mau belajar katanya. Belum pernah sebanyak ini. Walaaaaah…

Masing-masing dengan soal yang berbeda. Masing-masing dengan egonya ingin diperhatikan. Masing-masing dengan rengekan seperti, “Tak kubawa buku ku Bu”, atau, “Potol Bu, potol”, atau, “Bu, spidol ku Bu diambil si A Bu..”, atau, “Begini Bu guru? Betul Bu Guru?” dan lain-lain. Belum lagi jika mereka berkelahi dan saling memukul. Padahal ini di rumah. Untung lah ada ibu dan tetangga, yang membantu menenangkan anak-anak.

Banyak yang bilang, jangan dikasih datang kalau malam, takut Ibu kecapean. Tapi sungguh deh, jika kalian yang ada di sini, mungkin akan sama dengan ku. Sangat tidak tega jika anak minta belajar, tapi kita bilang tidak. Sudah cukup aku bilang tidak pada kelas kecil untuk datang les di sekolah. Aku tak bisa bilang tidak bagi mereka yang sengaja datang ke rumah ku, mencari ku untuk membantuk mereka belajar. Sangat disayangkan jika semangat belajar yang meluap-luap itu dikubur begitu saja.